Tuesday, February 17, 2009

Tentang SAPTADAYA BANTEN

SAPTA-DAYA didirikan pada tanggal 7 Juli 1997 di Serang, Banten. Sampai sekarang telah berkembang pesat dari Serang sampai ke Kerinci (Jambi), Cilegon, Jakarta, Bogor, Sukabumi, Bandung, Garut, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bandar Lampung dan Gorontalo (Sulawesi Utara).

SAPTA-DAYA adalah olah gerak dan olah nafas yang membuka, mengolah dan mengendalikan perwujudan tenaga dalam murni yang ada dalam tubuh manusia.

Berlatih tenaga dalam ini bertujuan menggembleng putra dan putri agar sehat jasmani dan rohani menuju kesempurnaan lahir dan bathin, sehingga diharapkan seorang anggota SAPTA-DAYA yang berlatih secara teratur dan serius akan memetik manfaat bagi kesehatan dan kesegaran jasmaninya serta menjadi orang sholeh, bijaksana, tidak sombong, tidak mudah putus asa, selalu menghormati orang lain dan bertambah kadar keimanan serta ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Disamping untuk kesehatan jasmani dan rohani, tenaga dalam ini juga dapat digunakan untuk pengobatan. Pengobatan disini dapat membantu penyembuhan orang yang menderita penyakit medis misal : kurang perkasa (impoten), sakit asma, sakit kelumpuhan pada anggota badan yang disebabkan karena tekanan darah tinggi, asam urat, diabetes (kencing manis), dan lain-lain penyakit (Klinik Alternatif) serta penyakit non medis seperti : teluh, santet, guna-guna, black magic, dan lain-lain. Juga dapat menangkal, menghentikan dan membina seseorang yang terjerumus dalam penggunaan obat-obat terlarang "NAPZA" (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat-zat Adiktif lain). (Klinik Narkoba)

APA TENAGA DALAM ITU?
Tenaga dalam secara umum dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) macam.
1. Tenaga Dalam Murni
a). Aktif
b). Pasif
c). Gabungan Aktif dan Pasif

2. Tenaga Dalam Campuran
a). Positif
b). Negatif

3. Tenaga Dalam Tempelen (Isian)

1>. TENAGA DALAM MURNI
Adalah daya/tenaga dasar yang diperoleh dengan cara mengolah gerak dan mengolah nafas dengan jurus-jurus tertentu serta letak nafas tertentu pula.

Tenaga dalam murni ini secara rasio dapat dijabarkan sebagai berikut :
Didalam tubuh manusia terdapat ion-ion listrik yang mempunyai voltase yang sangat tinggi. Ion-ion listrik ini dapat dibangkitkan dengan cara mengolah gerak dibarengi mengolah nafas dengan gerakan serta letak nafas tertentu, dari sini akan keluar daya listrik yang sangat besar sekali.

Karena daya listrik ini selalu mengalir didalam tubuh, dengan demikian daya ini akan sangat berguna dan bermanfaat untuk melancarkan aliran darah ke seluruh organ tubuh.

Perlu diketahui, penyebab dari berbagai macam penyakit dikarenakan tidak lancarnya aliran darah ke seluruh organ tubuh, hal ini otomatis pula distribusi vitamin ke seluruh tubuh akan terganggu. Jika hal ini dibiarkan terus menerus setiap hari maka lama kelamaan akan muncul berbagai macam penyakit.

Oleh karena itu tidak mengherankan bila seseorang yang rutin dalam berlatih tenaga dalam akan selalu terjaga stamina dan kesehatan tubuhnya.

Arus listrik yang terus menerus mengalir di dalam tubuh ini mempunyai dampak di sekeliling tubuh dan akan memancarkan gelombang elektromagnet, gelombang ini dapat dimanfaatkan untuk membantu penyembuhan orang yang sedang menderita sakit, baik dirinya sendiri maupun orang lain dan juga dapat dimanfaatkan untuk bela diri (jaga diri) dari serangan lawan yang berusaha mencelakai dari manapun dan apapun bentuk serangan tersebut.
Tenaga dalam murni dapat dibedakan :
a). Aktif : yaitu tenaga dalam yang mempunyai sifat aktif (khusus untuk menyerang), tenaga dalam ini dapat juga untuk bertahan dari serangan lawan, tetapi tidak dapat maksimal pertahanannya. Tenaga dalam ini letak pusat nafasnya di bagian dada, oleh sebab itu disebut juga nafas dada.
b). Pasif : yaitu tenaga dalam yang mempunyai sifat pasif atau khusus untuk bertahan dari serangan lawan, tenaga dalam ini dapat juga digunakan untuk menyerang lawan tetapi kurang maksimal hasilnya. Tenaga dalam ini letak pusat nafasnya di bagian perut, oleh sebab itu disebut juga nafas perut yaitu kurang lebih 2,5 cm dibawah pusar.
c). Gabungan Aktif dan Pasif : yaitu tenaga dalam yang mempunyai sifat bisa aktif (untuk menyerang) secara maksimal juga pasif (untuk bertahan) secara maksimal pula.
Tenaga dalam gabungan aktif dan pasif ini letak pusat nafasnya di ulu hati.
SAPTA-DAYA adalah termasuk tenaga dalam murni gabungan aktif dan pasif ini. SAPTA berarti tujuh, DAYA berarti kekuatan / energi. Jadi SAPTA-DAYA berarti Tujuh Kekuatan Dasar, yaitu : daya kunci, daya banting, daya dorong, daya buka, daya tarik, daya angkat dan daya buang.
SAPTA-DAYA ditataran dasar mempunyai 10 jurus, ditataran empat penjuru terdapat 48 jurus dan ditataran Payung Rasul terdapat 88 jurus.
Olah gerak dan olah nafas SAPTA-DAYA bernafaskan Islam, tetapi untuk ikut berlatih atau menjadi anggota tidak harus beragama Islam, semua yang beragama selain Islam diperbolehkan tak terkecuali, karena sesuai dengan azas SAPTA-DAYA adalah Pancasila yang tidak membeda-bedakan agama dan suku.
2>. TENAGA DALAM CAMPURAN
Adalah tenaga dalam yang diperoleh tidak dengan menggunakan olah gerak dan olah nafas, tetapi didapat dengan cara lelaku tertentu (jawa : nglakoni). Ada juga yang tidak harus melakukan lelaku, tetapi memang sudah ada semenjak ia dilahirkan, ini biasanya dari keturunan (warisan) dari orang tuanya atau bisa dari kakek, nenek, dll.
Yang menggunakan lelaku misalnya : dengan jalan harus mandi dengan air bunga, mandi di tengah sungai dimalam hari dan lain-lain.
Disini jika orang yang melakukan lelaku tersebut tidak hati-hati atau imannya masih tipis maka kan mudah sekali dipengaruhi oleh mahkluk lain, yaitu jin yang selalu menggoda dan memberikan iming-iming yang hebat-hebat, tetapi dikemudian hari jin tersebut ganti meminta imbalan kepada pelaku tersebut sesuai dengan bantuan dan perjanjian yang disepakatinya. Karena melibatkan mahkluk lain maka saya namakan tenaga dalam campuran.
Tenaga dalam campuran dibedakan menjadi :
a). Postif, yaitu tenaga dalam campuran yang mempunyai sifat positif, artinya dapat digunakan untuk hal-hal yang bersifat positif, yaitu dapat digunakan untuk membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan. Biasanya orang yang mempunyai tenaga dalam campuran dinamakan paranormal.
b). Negatif, yaitu tenaga dalam campuran yang mempunyai sifat negatif, misal : santet, guna-guna, teluh, black magic, dll. Bahkan ada orang yang mempunyai kekuatan ini jika ilmunya tidak digunakan untuk mencelakai orang lain maka dirinya sendiri yang akan celaka.
3>. TENAGA DALAM TEMPELAN (Isian)
Adalah tenaga dalam yang diperoleh dengan cara tidak melakukan latihan atau lelaku tetapi cukup meminta kepada orang yang mempunyai tenaga dalam murni atau tenaga dalam campuran, kemudian tinggal mengisikan di dalam suatu benda misal : cincin, ikat pinggang, dll. Benda yang di isi seperti ini orang jawa memberi nama jimat atau wafak. Benda tersebut secara otomatis jika dipakai akan melindungi orang yang memakai, tetapi biasanya wafak atau jimat ini banyak sekali pantangannya, misal tidak boleh dibawa masuk ke toilet, kalau mandi harus dilepas, dll. Jika ia lupa tidak membawa benda tersebut ia akan gelisah dan merasa tidak ada yang melindunginya, ia bahkan lupa kekuatan yang lebih dahsyat dari pada jimat atau wafak tersebut, kekuatan itu tidak lain adalah datangnya dari ALLOH SWT yang akan melindungi umatnya dalam keadaan apapun jika umatnya selalu beriman dan bertaqwa serta berserah diri hanya kepada-Nya.
Serang, 5 April 2003
ttd
Ir. Budi Miarso

No comments:

Post a Comment